Skip to main content

BOB SADINO: SEPIRING NASI KESUKSESAN

Sukses bagi seorang entrepreneur sejati seperti Bob Sadino, ternyata begitu sederhana. "Kalau saya mengharapkan besok saya bisa makan, dan besok saya dapat makan, saya sudah sukses," ungkap bos Kemchicks Group ini. Ia bilang, banyak orang tidak pernah memahami arti sepiring nasi. Makan dianggap sebagai kewajaran jika orang tidak punya masalah untuk mendapatkan makanan. Tapi bagi orang yang pernah lapar, pernah tidak makan, sepiring nasi mempunyai arti yang sangat besar dan sangat mendalam. "Mungkin titik berangkat saya itu yang membuat saya bisa begini hari ini," tutur Bob, yang pernah jadi sopir taksi dan nguli di Jakarta dengan upah Rp100 per hari.

Bob, yang lulus SMA tahun 1953 itu mengkritik keras kecenderungan para orang tua yang malas mendidik sendiri anak-anaknya. Para orang tua itu melepaskan tanggungjawab mendidik anak dan seenaknya membebankan tugas itu pada sekolah. Akhirnya, sering mereka memaksakan kehendak pada anak-anak dalam hal memilih jenis pendidikan. Padahal, kata pengusaha gaek yang pernah ikut-ikutan temannya kuliah di Fakultas Hukum UI ini, semua anak bebas menentukan pilihan. Namun itulah egoisnya orang tua. Tanpa sadar mereka sedang memperkosa pikiran anak-anak.

Bagi Bob, keteladanan sangat bermakna untuk membangun mental seseorang. "Bukan dengan memicu dan memacu, karena banyak orang yang tidak mau dipicu dan dipacu," tegas Bob. Ia mengaku sangat keras dalam mendidik anak-anaknya, tetapi juga memberi pilihan sebebas-bebasnya. Disiplin harus ditegakkan, tapi kemandirian juga harus ditumbuhkan. Itulah semangat Bob dalam menggerakkan para karyawan di Kemchicks Group, yang mana mereka dianggapnya sebagai anak-anak sendiri.

Teramat sayang jika orang hanya mengingat seorang Bob Sadino sebagai pengusaha nyentrik, yang kemana-mana pakai celana pendek. Makin digali, makin ketemulah sosoknya sebagai seorang Master Kehidupan. Bahasanya bernuansa sufistik. Ungkapan-ungkapan yang sederhana, lugas, dan kadang provokatif namun kaya makna itu, menjadikannya bak seorang "Guru Zen" dalam hal bisnis. "Saya ini seperti sebuah gitar tua di atas meja. Apakah saya bisa mengalunkan irama yang indah atau buruk, tergantung siapa yang memetiknya," ungkap Bob saat didesak untuk mengeluarkan seluruh 'ilmunya' oleh Edy Zaqeus.

Kalau pikiran ini kita umpamakan sebuah cangkir teh, maka kita tak bakalan pernah bisa mengenal "tehnya" Bob Sadino, jika kita tak lebih dulu mengosongkan cangkir itu. Berikut petikan wawancara antara Bob Sadino, sang "Guru Zen" bisnis, dengan salah satu pengagumnya, Edy Zaqeus. Wawancara berlangsung sepanjang perjalanan dari rumah Bob di Lebak Bulus, Jakarta Selatan, sampai di kantornya di kawasan industri Pulo Gadung, Jakarta Timur. Wawancara ini merupakan salah satu bab dari buku best seller berjudul Kalau Mau Kaya Ngapain Sekolah!

Dikutip dari Yukbisnis.com

Comments

Popular posts from this blog

Speechelo Review 2020 Beware Before You SignUp

  What is speechelo ? Speechelo is a new text to speech software, this software uses the artificial intelligence (A.I) to transform any text into an audio speech. Speechelo is not the only software that provides this service, many other software are designed to turn a text into speech but many of them have many defects such as the decreased number of voices, the low quality of the audio, a limitation of use, voices may sound very robotic, Etc… Blastersuite, the vendor of Speechelo, said that their product is the best text to speech software in the market and that’s why I’ve decided to test the product and see if they are right. After two weeks of use and test, Here’s my speechelo review:

How Make Animation Video 2D Explainer

Online video, should you have or not? Well, clearly and concisely, yes! You definitely should. And it really doesn't matter if you're a freelancer, small business or multinational corporate. And let me tell you why in a video, because people love them. Now, let me explain this. Basically, there are just two major steps in every business, attraction and conversion you need to attract a visitor and convert them into a paying customer. That's it, and with videos you can significantly help with both steps. Let's start with the attraction, imagine that an online visitor comes across your site.  There's plenty of text and images explaining what you do and how great your products or services are, but that's really not the way to grab the visitors attention. After reading for one or two minutes, they will simply leave the site bored and you've lost the potential customer forever. Now let's assume that instead of the boring text, you've got a one or two minut...

Toko Baru " RODA KOMPUTER"

Insya Allah bulan depan, Mei 2008 saya berencana membuka toko Komputer. Walaupun bisnis komputer ini tampaknya sudah sangat berjubel di Semarang, tetapi saya tetap optimis dengan bisnis ini. Perkembangan komputer terutama hardware-nya yang tiada berhenti, ragam item produk yang semakin banyak, juga pengguna komputer yang kian banyak yang menjadikan bisnis ini semakin menggiurkan. Ada pun nama toko komputernya saya beri nama " Roda Komputer " yang berada di bawah bendera CV. Rodamas Persada. Saya berharap sekali toko ini akan memberikan manfaat baik untuk keluarga sendiri, saudara, dan tentunya orang lain. Saya ingin menjadikan toko ini seperti toko komputer guru saya di TDA yaitu Bpk. Iim Rusyamsi. Main bisnisnya di Service Center, tetapi tidak meninggalkan di salesnya juga seperti periferal, aksesoris, dan hardware lainnya. Semoga apa yang saya cita2kan, yaitu memiliki bisnis Komputer dengan omset milyaran rupiah akan menjadi kenyataan. Amiiin ya Allah ya Robbal Alamin.